7 Cedera yang Sering Dialami ketika Jogging & Cara Mencegahnya

Jogging adalah kesibukan berolahraga yang mengasyikkan sekalian menyehatkan. Tetapi, jika tak dikerjakan dengan pas akan menyebabkan cedera, dari cedera pada kaki enteng sampai berat. Ketahui tujuh cedera yang kerap dihadapi saat jogging, dan cara untuk menghindarnya seperti ditulis dari All Women Stalk.

 

1. Sakit pada Tulang Kering karena Bentrokan

Terkilir dan sakit pada tulang kering kerap berlangsung jika Anda terjatuh atau terbentur benda keras saat lari atau jogging. Cedera ini umumya berlangsung pada orang yang baru mulai latihan lari, terlebih saat lari sangat intens dan cepat. Cara untuk menghindarinya yaitu dengan kurangi kecepatan lari. Janganlah memaksakan diri untuk lari sangat jauh atau cepat hanya untuk membakar semakin banyak kalori. Lebih jarak lintasan lari Anda dengan cara bertahap, minimum 5-10 mtr. tiap-tiap minggunya.

 

2. Sindrom Piriformis

Cedera saat lari kerapkali menyebabkan sakit atau nyeri di daerah pantat. Tetapi kadang-kadang bisa pula menebar sampai ruang kaki dan bawah punggung. Kunci untuk hindari sindrom itu yaitu dengan lari pada permukaan tanah yang rata dan lakukan stretching atau peregangan pada paha belakang sesudah lari.

 

3. Tertariknya Urat Lutut

Ingincangan urat lutut kerap berlangsung dan menyebabkan kencangnya otot betis. Hal semacam ini bisa dihindari dengan lakukan stretching di bagian otot sesudah lari. Cara lain yang disarankan oleh umumnya dokter yang mengatasi sekitar perlakuan cedera berolahraga yaitu lakukan stretching di bagian belakang kaki sesudah lari, hingga melindungi keadaan saat otot baru usai bekerja.

 

4. Cedera Lutut

Sepatu safety yang nyaman dipakai dan permukaan lintasan lari yang baik yaitu satu diantara cara untuk menghindar terjadinya cedera di daerah ini. Wanita biasanya rawan alami cedera pada lutut. Tetapi ada cara-cara yang bisa dikerjakan untuk menghindarnya, yaitu ; latihan kemampuan kuadrisep, turunkan kecepatan lari, kurangi rute lintasan yang menanjak, dan menambah jarak lintasan sedikit untuk sedikit.

 

5. Sindrom Ikatan-Iliotibal

Jika Anda kerap rasakan sakit di bagian luar lutut, dan menduga kalau itu yaitu cedera lutut, mungkin sesungguhnya yang Anda alami yaitu sindrom ikatan iliotibal. Sindrom ini berlangsung karena ligamen yang berubah pada kaki Anda, dari mulai ruang pinggul sampai tulang kering. Cedera ini bisa dihindari dengan kurangi penekanan di bagian pergelangan dengan memakai sepatu berolahraga yang pas dan kurangi jarak lari pada ketinggian permukaan tanah yang sangat menanjak. Cedera ini disangka berlangsung karena lebar pinggang wanita semakin besar dibanding dengan pria, hingga mengakibatkan posisi kaki condong lebih miring saat lari.

 

6. Plantar Fasciitis

Tiap-tiap injakan membuat bagian telapak kaki Anda capek dan sakit, rasa nyeri juga kerapkali sangat tajam dan menyiksa tanpa ada henti. Cara untuk mengatasinya yaitu mencari sepatu safety online dengan lengkungan yang sesuai sama kaki Anda, dan jalan pada permukaan tanah yang bergelombang. Orang yang mempunyai berat tubuh sangat kurus maupun gemuk juga terancaman alami cedera Plantar Fasciitis. Karenanya berlarilah dengan kecepatan tengah dan janganlah sangat banyak lari.

 

7. Patah Tulang

Patah tulang bisa dihadapi pada tiap-tiap berolahraga, termasuk juga berolahraga lari. Jika Anda alami rasa sakit yang tidak tertahankan dan pembengkakan, hubungi dokter dan kerjakan rontgen. Tambah baik menanggulangi dengan cara cepat dari pada terlambat.

 

Semuanya cedera memanglah menyebabkan dampak yg tidak kenakan, tetapi bukanlah bermakna hal itu mengakibatkan Anda berhenti lakukan berolahraga lari yang Anda sukai. Mencegah yaitu kuncinya, dan kerjakan diagnosis dan therapy fisik dengan cara cepat dan pas. Yakinkan sepatu yang dipakai telah pas dan berlarilah pada permukaan tanah yang baik. Yang paling akhir, janganlah sangat memaksakan badan Anda. Saat badan telah terasa tak nyaman, selekasnya berhenti, mencari tempat untuk istirahat dan hirup hawa fresh. 

Write a comment

Comments: 0