Syarat dan Kewajiban Pengemudi Kendaraan Di Tambang

 Prasyarat Jadi Operator Unit di Tambang - Duni apertambangan adalah satu diantara industri yang mempunyai resiko yang tinggi, kecelakaan kerja dan kecelakaan tambang kerap berlangsung. Beberapa besar kecelakaan yang berlangsung di ruang tambang yaitu kecelakaan yang melibatkan kendaraan bergerak (mobile equipment) baik kendaraan kecil (mobil kecil 4 roda) ataupun unit produksi dengan kemampuan muat diatas 100 ton. Pastinya ini jadi kecemasan sendiri bagi yang memiliki modal berkaitan kerugian akibat kecelakaan, diluar itu pemerintah juga berupaya keras untuk menghimpit tingkat kecelakaan.

 

Satu diantara usaha yang dikerjakan untuk menghimpit kecelakaan yang terkait dengan pengoperasian kendaraan di tambang yaitu dengan meyakinkan pengemudi atau operator memiliki kekuatan. Tersebut disini sebagian prasyarat dan keharusan jika menginginkan jadi pengemudi di tambang sesuai sama Kepmen 555 th. 1995 mengenai Keselamatan dan kesehatan kerja Pertambangan umum (pasal 142).

 

  • Seorang bisa mengemudikan kendaraan di tambang, jika penuhi kriteria seperti berikut : a. berumur sedikitnya 18 th.. b. ditunjuk oleh Kepala Tehnik Tambang untuk mengemudikan kendaraan tertentu dan c. sudah memperoleh kursus dan dinyatakan dapat mengemudi oleh Kepala Tehnik Tambang.
  • Pengemudi kendaraan yang diperlengkapi dengan bak penumpah (tipping body) mesti menanggung kalau jika baknya diangkat untuk satu maksud terkecuali dari membongkar muatan yang teratur, sudah diamankan dengan alat pengaman yang terpisah.
  • Pengemudi mesti memakai alat yang disiapkan pada tempat pembongkaran untuk menghindar kendaraan itu terbalik, terguling atau bergerak.
  • Semuanya pengemudi pada tiap-tiap aktivitas usaha pertambangan mesti mentaati rambu- rambu jalan raya yang sudah diputuskan oleh Kepala Tehnik Tambang.
  • Sebelumnya meninggalkan kendaraannya pengemudi mesti meyakini kalau kendaraannya telah dimatikan terkunci dan aman hingga tidak bisa digerakkan atau dengan cara tidak berniat jalan.
  • Apabila lewat jalanan yang alami penurunan, kendaraan mesti senantiasa digerakkan dengan perlahan-lahan memakai gigi rendah setiap saat, terkecuali jika kendaraan itu digandeng.
  • Pengemudi sebelumnya menggerakkan kendaraannya mesti berikan sinyal bunyi dan meyakini tak ada orang di sekitar kendaraannya.
  • Ketika mengawali gilir kerja tiap-tiap pengemudi mesti lakukan kontrol bagian- bagian luar dari kendaraannya dan coba kerja alat ingindali terlebih kekuatan rem.
  • Menggunakan perlengkapan sepatu safety agar tidak mengakibatkan kecelakaan kerja. seperti sepatu safety dan helm yang wajib di pakai.

 

Kriteria di atas adalah prasyarat minimal yang di keluarkan oleh pemerintah, dalam pengerjaannya beberapa besar perusahaan tambang akan memberlakukan beberapa ketentuan yang lebih ketat untuk menghimpit tingkat kecelakaan, satu diantaranya lulus tes teori dan praktek di perusahaan, training Defensive Driving, tes kesehatan, dan lain sebagainya. 

Write a comment

Comments: 0