BAGAIMANA MEMILIH PERALATAN TAMBANG

Indonesia jadi salah satu lahan subur bisnis peralatan besar di kawasan Asia. Penggerak intinya yaitu eksploitasi sumber daya alam, terutama pertambangan batu bara, pertambangan minyak dan agrikultur, juga infrastruktur. Pertamina adalah perusahaan yang bergerak di bidang migas. Pertamina adalah salah satu perusahaan yang pesat maju karena produknya yang memang bisa di katakan berkualitas. Misalnya saja pertamina berhasil menciptakan bahan bakar yang ramah pada lingkungan. Pertamina solusi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan yang cocok untuk bahan bakar kendaraan anda. Karena yang ramah lingkungan dapat mengurangi efek global warming juga juga loh.

 

Sekarang ini produsen-produsen alat besar terkemuka dari beragam belahan dunia ramai-ramai mengerjakan pasar Indonesia. Selain brand-brand besar dari Amerika Serikat, Eropa, Jepang dan Korea Selatan yang telah lama ada disini, saat ini bermunculan pemain-pemain baru dari daratan Cina, India, Turki, bahkan juga Rusia. Keadaan pasar seperti itu memberi banyak opsi pada pelanggan. Saat ini mereka mempunyai beberapa pilihan alat. Apalagi harga nya beragam.

 

Ada begitu banyak tipe dan model perlengkapan tambang yang ada di pasar, bergantung pada BAGAIMANA MEMILIH PERALATAN TAMBANG aplikasi untuk apa alat-alat itu digunakan. Biasanya pada tahap awal, apapun jenis tambang yang Anda garap  apakah underground mining, surface mining maupun open pit mining  semua membutuhkan pemindahan sejumlah besar material tanah. Jenis-jenis peralatan yang digunakan untuk melakukan pekerjaan ini sama dengan yang digunakan dalam proyek-proyek besar, berbentuk dump atau haul truck, alat penggali (digger) atau shovel, backhoe dan crane.

 

Pemilahan material tambang seperti batu bara, bijih besi dsb membutuhkan beragam mesin tambang. Alat-alat seperti mesin crusher, bahan ledak, mesin separator dan sebagian peralatan lain bekerja saling melengkapi keperluan peralatan tambang di lokasi kerja.

 

Tetapi, jangan lupa bahwa personal adalah aspek fundamental dari operasi tambang. Dan, safety dari para pekerja di lapangan harus jadi perhatian paling utama dalam setiap operasi. Karenanya, pastikan orang-orang yang ada dalam tim Anda memenuhi standar ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan setiap jenis peralatan dan mereka telah dilengkapi dengan peralatan kerja yang standard untuk operasi tambang.

 

Ingat kalau sebagian peralatan tambang yang esensial juga harus mempunyai beberapa supply perlengkapan keselamatan seperti topi/helm, pelindung telinga, alat pernafasan dsb, guna mencegah kecelakaan, terutama saat bekerja beroperasi dalam kondisikondisi yang membahayakan. Terkait dengan keselamatan kerja, Anda juga perlu memastikan ketersediaan rambu-rambu dan semua berperan dengan baik dan benar.

 

Banyak kriterial yang perlu dipertimbangkan dalam memilih peralatan yang tepat untuk suatu operasi tambang. Faktor-faktor yang terpenting untuk dipertimbangkan yaitu safety, strength dan durability, di samping aspek biaya.

 

Alat-alat yang dipakai untuk mengeduk dan memindahkan material, seperti tanah, bisa dibeli langsung dari distributor/dealer khusus yang fokus pada loader, truck, drill dan scraper. Opsi lain yang banyak para kontraktor yaitu menggunakan alat bekas yaitu rental. Banyak produsen peralatan tambang spesialis dalam jenis peralatan tertentu. Ada yang khusus membuat alat penyaring bijih besi. Ada yang konsentrasi pada pembuatan air compressor, mesinmesin pembuat terowongan, tunnel boring machines, sementara yang lain membuat conveyor, crushing plant, hopper dan masih banyak lagi yanglain.

 

Pabrikan-pabrikan perabotan spesialis untuk tambang bawah tanah menawarkan serangkaian peralatan yang lengkap mulai dari pallet handles, tow tractors, belt drives, radial stackers dan power packs. Beberapa pabrikan menghasilkan sebagian perlengkapan untuk kesehatan dan safety. Ada yang spesialis dalam pembuatan alat pernafasan, sepatu safety, proteksi pendengaran, detektor gas, helm, kaca mata debu, sementara yang lain menawarkan bermacam-macam lampu dan peralatan rambu yang biasa dipakai pada perusahaan tambang, juga peralatan rescue untuk tambang permukaan maupun underground mining.

 

Sebuah proyek tambang biasanya berskala besar dan kompleks. Dibutuhkan mobilisasi sejumlah besar peralatan dan personal. Untuk menjamin suatu proyek berjalan dengan efisien, aman dan dikerjakan sesuai rencana waktu yang telah ditetapkan, pastikan pasokan peralatan dan perlengkapan kerja yang terus-menerus secara memadai.

 

Saat ini ada teknologi yang memberikan kemudahan pada Anda untuk mempercepat servis dan memilih peralatan yang dibutuhkan. Internet begitu membantu Anda untuk membeli peralatan tambang dan perlengkapan kerja yang lain. Banyak pabrikan dan atau distributor/dealer yang menyajikan spesifikasi-spesifikasi yang detail plus bebrapa foto dari produk yang mereka jual pada website.

 

Tetapi, sayangnya, kontraktorkontraktor kita disini belum punya kebiasaan memakai sarana Internet untuk bertransaksi. Mereka tak lekas percaya bila hanya melihat foto di website. Lagi pula, tidak banyak website milik produsen/distributor yang berfungsi sebagaimana mestinya. Sebagian besar info yang mereka sajikan sudah ketinggalan. Beberapa kontraktor atau konsumen alat sudah terbiasa mendatangi langsung distributor/dealer untuk melihat peralatan, melakukan uji coba mesin dan mengetes kelincahan maneuver sebelum saat memutuskan untuk membeli. Mereka juga perlu menegaskan ketersediaan pelayanan purna jual yang baik, terutama masalah servis dan pasokan suku cadang.

 

 

Indonesia dibeli dengan menggunakan jasa perusahaan leasing. Biasanya, untuk proyek-proyek besar dan jangka panjang, banyak kontraktor memilih untuk membeli peralatan sendiri. Tetapi, sebaliknya, untuk pekerjaan-pekerjaan skala kecil dan jangka pendek, kontraktor lebih cenderung menggunakan layanan rental. Banyak perusahaan rental yang menyediakan armada di depan lokasi-lokasi tambang. Mereka dapat mensuplai perlengkapan pada saat customer membutuhkannya. Tipe, model dan ukuran alat yang disewakan juga sangat beragam.

 

 

 

 

Write a comment

Comments: 0